Alasan Madrid Untuk Dapat Menjaga Gelar La Liga

Alasan Madrid Untuk Dapat Menjaga Gelar La Liga

Setelah menantikan selama lima tahun, Real Madrid akhirnya dapat merebut gelar La Liga pada musim kemarin. Sebelumnya gelar tersebut tidak jarang kali didominasi oleh rival abadinya Barcelona

Madrid terakhir kali menyabet gelar La Liga pada musim 2011/12 saat ditangani oleh Jose Mourinho. Setelah tersebut mereka mendapati kendala meraih kesuksesan serupa sampai kedatangan Zinedine Zidane.

Situs Bandar Bola

Kini Madrid sedang berhadapan dengan tugas berat untuk menjaga gelar itu di musim ini. Dengan materi pemain yang tak banyak berubah, Madrid dipercayai bila melakukannya. Berikut ini 5 alasan yang menjadikan Real Madrid dapat mempertahankan gelar La Liga dari web bola terkenal:

Tim Semakin Padu

Real Madrid sepertinya nyaris selalu mengerjakan kesalahan sebab buruknya kerja sama tim. Namun, masalah ini telah tidak hadir lagi dan bahkan kesebelasan mereka tampak lebih padu.

Semua pemain inti di kesebelasan utama telah berada di kesebelasan paling tidak sekitar 3 tahun. Hanya Casemiro dan Keylor Navas yang menjadi starter sekitar 2 tahun terakhir.

Penjualan Alvaro Morata, James Rodriguez dan Danilo barangkali akan meminimalisir pemain kawakan di bangku cadangan. Namun, pemain inti sukses meningkatkan kekompakan mereka.

Ini dengan kata lain tim semakin meningkat kuat dan ekuilibrium tim tidak bakal terganggu saat pemain bintang absen. Kehadiran Theo Hernandez, Dani Ceballos, Jesus Vallejo dan Marcos Llorente adalah tambahan yang bagus untuk tim.

Skuat Lebih Dalam

Real Madrid barangkali sudah kehilangan 3 pemain krusial seperti Danilo, James Rodriguez dan Alvaro Morata. Namun kedalaman skuat mereka meningkat lebih baik.

Di lini tengah, Los Blancos punya Dani Ceballos yang adalahpemain terbaik di Euro U-21 dan gelandang bertahan terbaik kedua di La Liga musim lalu, Marcos Llorente.

Barisan pertahanan pun tidak inginkan kalah. Theo Hernandez menggantikan Fabio Coentrao yang rentan cedera sebagai wakil Marcelo di posisi bek kiri. Jesus Vallejo siap memungut alih posisi yang ditinggalkan Pepe. Kepergian Danilo meninggalkan lubang namun mereka punya Achraf Hakimi yang bermain mengesankan saat pramusim.

Faktor Casemiro

Defensive midfielder memang jarang mendapat pujian atas apa yang mereka kerjakan untuk kesebelasan. Akan tetapi, mereka punya peran yang sangat krusial dalam masing-masing pertandingan.

Pujian paling pantas diserahkan kepada Casemiro. Sejak bergabung dengan Madrid, pemain Brasil tersebut mempunyai peran yang tidak tergantikan di lini tengah.

Madrid sukses meraih dua gelar Liga Champions secara berturut-turut karena penampilan Casemiro yang lumayan konsisten dalam menjaga lini tengah. Ia pun tampil sangat spektakuler dalam perebutan Piala Super Eropa melawan Manchester United.

Zinedine Zidane dapat mengeluarkan keterampilan terbaik Casemiro dan sang pemain berhasil dalam mematahkan serangan lawan. Kualitas yang dipunyai Casemiro dapat membantu Madrid menjaga gelar La Liga.

Barcelona dan Atletico Bermasalah

Dua pesaing utama Real Madrid dalam perebutan gelar ialah Barcelona dan Atletico Madrid – dan dua-duanya sedang bermasalah pada musim ini.

Larangan transfer menjadikan Atletico Madrid tidak dapat bergerak bebas di bursa transfer. Mereka barangkali sudah memperoleh tanda tangan Vitolo, namun dia tidak dapat bermain hingga Januari. Atletico telah kehilangan Theo Hernandez, Matias Kranevitter dan Oliver Torres sampai-sampai kedalaman skuat mereka berkurang.

Sementar itu, lini tengah Barcelona telah tertinggal dari semua rivalnya, dan kepergian Neymar adalahpukulan telak. Pemain asal Brasil tersebut direkrut sebagai penerus tahta Lionel Messi dan kini Barca kehilangan pemain masa mendatang mereka sehingga dapat mengganggu moral semua pemain.

Pesona Zidane

Alasan utama kenapa Los Blancos akan sukses menjaga gelar La Liga ialah Zinedine Zidane. Sejak legenda Prancis tersebut mengambil alih kendali tim, suasana selalu berlangsung mulus untuk Real Madrid.

Kurang dari dua tahun, Zidane dapat memenangkan enam gelar tergolong dua trofi Liga Champions secara beruntun. Zidane cuma gagal meraih gelar liga pada musim 2015/16.

Meski sering disebut sebagai pelatih yang beruntung, Zidane dapat menyulap Madrid menjadi kesebelasan yang menakutkan di Eropa. Zidane diharapkan dapat meracik strategi yang lebih jitu demi meraih kesuksesan yang lebih banyak pada musim baru baca beritanya disini.

Leave a Comment