Hebatnya Duet Totti-Cassano Sekarang Hanya Kenangan

AS Roma sempat di karuniai duet ajaib di diri seorang kapten Francesco Totti serta Fantantonio Antonio Cassano. Tapi, itu sekarang hanya tinggal kenangan yang membekas dalam hati fans dan pihak Roma. Cassano pribadi yang ‘merusaknya’. Januari kemarin, Cassano belum lama memutus kontraknya bersama Sampdoria dan kini penyerang 34 tahun Italia itu menganggur – tanpa klub. Buat pemain dengan talenta sepertinya, hal ini memang disayangkan. Cassano memulai karir di Bari, kemudian permainan brilian membawanya di Roma tahun 2001. Cassano kemudian gabung bersama Real Madrid tahun 2006, dan karirnya redup. Dia kemudian berpindah-pindah klub menuju Sampdoria, Milan, Inter, Parma, lalu kembali lagi ke Sampdoria dan kemudian meninggalkan Luigi Ferraris.

Cassano merupakan salah satu pesepakbola paling berbakat yang sudah dimiliki Italia. Tetapi, karirnya makin kesini makin menurun. Itu semuanya lantaran kesalahannya sendiri, khususnya akibat temperamennya yang jelek. Semasa di Roma, Cassano sebenarnya punya seorang yang dapat dijadikan panutan, yakni Totti. Dia kerap menerima motivasi dari seorang Totti. Tetapi, Cassano rupanya jarang mendengarkannya dengan benar. Saat karir Cassano redup, Totti saat ini bahkan masih ada bersama Roma dan belum ada rencana keluar. Cassano kini menyesal tidak mendengarkan atas nasihat-nasihat Totti dulu. Demikian kutipan dari agen judi bola online yang pernah saya baca informasinya dihalaman berita bolanya yang sangat lengkap juga.

“Dari Bari, saya mempunyai kesempatan gabung bersama Juventus. Namun, saya mengagumi diri Totti semenjak pertama kali saya mulai main. Dia merupakan salah satu idola yang terbaik dan saya bisa lihat sebagian diri saya ada di dirinya. Saya hampir gabung bersama Juventus, tetapi begitu tawaran dari Giallorossi ada, saya bilang kepada agen saya bila kami musti ke Roma,” tutur Cassano seperti dilansir Football Italia. “Saya menuju Roma cuma supaya bisa main di sisi Totti. Mustahil tuk tak jadi rekannya. Dia rendah hati, betul-betul membumi. 4 bulan pertama di Roma, saya justru tinggal bersama ayah dan ibunya, so! saya merasa di rumah sendiri walau baru pindah kota.”

“Andai dengar 10 persen saja dari seluruh kata nasihat yang diberikan Totti kepada saya, karir saya pasti beda (dibandingkan sekarang). Apabila saya dengar Totti, saya bisa saja tetap di Roma semasa 10-15 tahun dengannya. Nasihat-nasihat hal tersebut seharusnya saya dengarkan…” “Main bersamanya sangat menyenangkan. Kami bisa sama-sama memahami didalam waktu singkat. Masa-masa itu merupakan yang sangat menyenangkan dalam hidup saya.”

Cassano saat ini berstatus free agent pasca memutus kontrak terhadap Sampdoria. Tapi, sejauh ini, ia sepertinya tidak mendapatkan sejumlah tawaran. “Saya kini orang berbeda. Saya kian kalem. Saya masih ingin terus bermain. Sepakbola merupakan hidup saya, hal utama ketika istri dan anak saya menjadi prioritas.” Cassano berharap terdapat klub Serie A yang ingin menampungnya. Dia merasa masih dapat memberikan yang terbaik. “Saya percaya saya masih bisa main sepakbola secara senang dan memungkinkan perbedaan di Serie A,” ucapnya. Mudah-mudahan Cassano membuat semua ini pelajaran supaya tak kembali lagi dan terperosok ke lubang yang tidak beda. Bagaimanapun juga, dia merupakan salah satu pemain bertalenta yang sempat ada di bumi Italia.